Berita IDNIC

IDNIC-NEWS-1997-01
Penulis: Budi Rahardjo - 25 Oktober 1997


IDNIC Task Force
Tanggal 1 Oktober 1997, telah dibentuk sebuah Task Force yang bertugas untuk membenahi proses pendaftaran domain yang berada di bawah naungan ".id". Task force ini terdiri dari:

Nama (Name) Tugas (Task) Alamat E-mail (Address)
Budi Rahardjo Project Manager idnic-pm@idnic.net.id
Teddy Affan Purwadi Secretary idnic-sec@idnic.net.id
Johar Alam IP Block Allocator idnic-ip@idnic.net.id
Maman Sutarman Domain Operator idnic-domreg@idnic.net.id
Syafrudin Domain Operator idnic-domreg@idnic.net.id
Izak Jenie Billing Admin idnic-bill@idnic.net.id
Irwan H. Nuswanto Webmaster webmaster@idnic.net.id

Volunteer dan bantuan lain
IDNIC Project Manager (Budi Rahardjo) menyatakan kegembiraannya karena banyak dukungan dari masyarakat Internet Indonesia yang menyatakan kesediaannya untuk membantu. Saat ini kami memang sedang membenahi ke dalam sehingga seolah-olah belum membutuhkan volunteer (padahal kami masih butuh). Dalam waktu dekat, volunteer yang sudah bersedia membantu akan diajak untuk ikut membantu. Untuk saat ini, bantuan sangat diharapkan dalam bentuk diskusi dan merangkum diskusi tentang domain baru SLD.KOTA (second level domain kota).

Bantuan lain yang masih dibutuhkan adalah antara lain: notebook yang dilengkapi dengan modem dan account dialup di ISP. Pekerja IDNIC sering melakukan pekerjaan dari remote sehingga kedua hal tersebut sangat mutlak. Saat ini bantuan yang sudah ada:

Pembayaran pendaftaran domain
APJII telah mengeluarkan aturan bahwa PJI yang mendaftarkan domain, dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp. 150.000,-. Informasi mengenai hal ini dapat diperoleh dari website APJII.
http://www.apjii.or.id/idnic_regs.htm
Perlu diingat bahwa task-force IDNIC sedang merumuskan biaya pendaftaran yang wajar (reasonable). IDNIC Task Force bukan yang menetapkan biaya pendaftaran tersebut, dan IDNIC tidak memiliki kuasa untuk mengubah harga tersebut. Setelah IDNIC dapat menghasilkan tabel pembayaran (fee schedule) yang wajar, maka APJII akan mengadaptasi tabel pembayaran itu.

Saat ini sedang berlangsung diskusi tentang biaya pendaftaran di mailing list (milis) <idnic@idnic.net.id>. Silahkan berlangganan milis tersebut, dan ikut memberikan kontribusi.

Media komunikasi IDNIC
Ada beberapa media komunikasi IDNIC, antara lain:

Apa yang sudah dan sedang dikerjakan

  1. Pembenahan organisasi di dalam melalui milis task-force, yang juga mendiskusikan hal-hal yang teknis maupun menggodok kebijaksanaan.
  2. Proses pendaftaran (memproses formulir) masih dilakukan oleh Maman Sutarman
  3. Mendisain kembali web site IDNIC. Sudah ada alpha version
  4. Memperbaiki dan mendiskusikan formulir pendaftaran. Berdasrkan informasi dari Maman Sutarman, sebelumnya banyak formulir yang ditolak karena kurang benar cara mengisinya atau tidak memenuhi syarat-syarat yang diminta. Saat ini hal ini sudah ditingkatkan sehingga sekitar 50% formulir dapat diproses dengan mulus. Untuk itu IDNIC mengharapkan bantuan dari pendaftar domain agar memenuhi syarat-syarat yang diminta.
  5. Development dari web-based registration form yang juga diintegrasikan dengan sistem billing (oleh Izak Jenie). Sistem berbasis Windows, sumbangan dari Microsoft Indonesia.
  6. Pembenahan Name Servers (oleh Syafrudin, Maman, dan Sanjaya). Primary NS .id diharapkan dapat dilayani oleh mesin IDNIC (yang bernama nusantara). Server IDNIC ini juga diharapkan dapat menjadi secondary bagi SLD (Second Level Domain) lainnya, misalnya menjadi secondary bagi Go.Id.
  7. Development dari rwhois (Johar Alam)
  8. Investigasi proses IP allocation (Johar Alam)
  9. Mengumpulkan bantuan-bantuan dalam bentuk hardware, software, dan connectivity.
  10. Diskusi alot SLD.KOTA (misalnya BDG.ID) di milis IDNIC@IDNIC.Net.Id
  11. Ada beberapa hal yang terlupa oleh penulis. Akan diumumkan pada berita berikutnya.